”Whatta Day!”

Wednesday, May 17, 2006

Hari ini perasaanku nggak nyaman lagi, kalau nggak boleh dibilang bete. Sebabnya? Pertama, nggak jadi ketemu dosen pembimbing setelah nunggu lamaaa banget. Ini nih kronologisnya.
09.00 : Janjian semula.
09.30 : Bapaknya nelepon, bilang kalau ada rapat. Janjian diundur jadi pukul 13.30.
13.30 : Aku kembali nunggu.
14.00 : Bapaknya nelepon lagi, bilang disuruh nunggu sebentar.
14.30 : Anak-anak lain mulai pulang satu persatu.
15.00 : Aku masih bertahan nunggu [tinggal aku doang nih!].
15.15 : Aku celingak celinguk gelisah sambil menguap-nguap. Ngantuk bener.
15.20 : Aku nggak kuat nunggu lagi. Akhirnya cabut dengan mata setengah terpejam [nunggu hampir dua jam gitu loh!].

Kedua, ada suatu sebab yang bikin aku campur aduk: sedih, frustrasi, bingung, pengen marah, pengen nangis. Sebabnya nggak bisa aku ceritain di sini karena terlalu pribadi. Pokoknya jadi blue banget deh. Pulang dari kampus, aku ngebut sepanjang jalan. Biasaa... kalau lagi bete, pengennya ngebut melulu. Biar betenya terbang ’kali.

Akibatnya bisa diduga. Aku lari ke makanan lagi. Kali ini: keripik nangka [mahal bo!] sama yoghurt rasa anggur. Keduanya favoritku. Lumayan bikin aku meringis karena harganya. Tapi yang bener-bener jadi pelampiasan rasa frustrasi sih bukan makanan dan minuman tadi, melainkan senam aerobik. Kalau biasanya pas sampai tahap pendinginan aku udah capek, hari ini tidak. Padahal senamnya udah all out banget. Tapi kok pas pendinginan, enggak secapek biasanya. Wah ini gara-gara kelebihan energi nih: energi frustrasi dan patah hati [halahh... nulis apa aku ini]. Enak banget rasanya: melompat setinggi-tingginya, mengayun sekuat-kuatnya, meninju udara sekeras-kerasnya, untuk melepas segala kepenatan hati. Uaahhh...
 
posted by Yustika at 9:39 PM | Permalink |


0 Comments: