Thursday, July 28, 2005

Supermom

Iseng-iseng ikut tes Supermom Strength di www.tickle.com. Wah, moga-moga jadi bunda beneran yang seperti itu. Ini hasilnya.

"You're a smart, social person who probably likes to have deep conversations, read books and magazines, and have a little think time to yourself. That's why we're not surprised that when it comes to motherhood, your super strength lies in your ability to connect with your kids.
Whether you're listening to them talk about their favorite music, sharing funny memories from the past with them, or mapping out your next family adventure together, you're a mega-involved mama who really likes to know everything that's going on in your children's lives. After all, if they keep you up-to-date on the small stuff, they're probably more likely to open up when they need help with the bigger decisions in their future, too, right? Not only that, but you know that by teaching them to be articulate and engaged conversationalists, you're giving them good social skills that will pay off for the rest of their lives. Nice work!"

Thursday, July 21, 2005

Cerita dari Bali [2]

Kuta, Bali

Sunset di Kuta, Bali [1]

Sunset di Kuta, Bali [2]

Bedugul, Bali [1]


Bedugul, Bali [2]

Sampan Dayung di Bedugul, Bali


Tanah Lot, Bali [1]


Tanah Lot, Bali [2]

Cerita dari Bali [1]

Selama tiga hari, dari 15-17 Juli, alhamdulillah saya berkesempatan mengunjungi Bali kembali. Kunjungan ini sebenarnya masih termasuk rangkaian Kuliah Kerja EL 2001 keliling Jawa-Bali. Yah, itung-itung liburan. Mencari suasana yang berbeda, mencoba mengakrabi alam, sembari berbenah mencari inspirasi.
Ketapang, Banyuwangi

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk


Nusa Dua, Bali [1]


Nusa Dua, Bali [2]


Nusa Dua, Bali [3]


Siap-Siap Parasailing di Nusa Dua, Bali [1]


Siap-Siap Parasailing di Nusa Dua, Bali [2]


Siap-siap Parasailing di Nusa Dua, Bali [3]


Pura Uluwatu [1]


Pura Uluwatu [2]

Monday, July 11, 2005

TransJakarta


Kemarin main-main ke Jakarta. Pengen lihat Manchester United Restaurant & Bar di Sarinah Thamrin sekaligus nyobain TransJakarta untuk pertama kalinya. Dari Cikarang naik bus sampai Polda Metro, trus ganti TransJakarta sampai Sarinah Thamrin.
Dari Sarinah Thamrin, pengen nerusin ke Blok M buat ketemu temen. Nah, pas naik TransJakarta dari halte di depan Sarinah, ada kejadian lucu (atau memalukan? hehehe).
AKU KEJEBLOS DI KOLONG ANTARA BUS DAN HALTE, euy!! Alamak malunya. Gara-garanya aku sibuk ngelihatin tas dan sembarangan nglangkahin kaki. Pikirku sih udah menginjakkan kaki dengan benar di lantai bus, tak tahunya malah kejeblos di kolong. Posisi jatuhnya asli lucu banget. Satu kaki menggantung di kolong, satu kaki nyangkut di atas. Satu tangan megang lantai bus, satu tangan megang tas. Mana aku sempet telmi nggak tau apa yang sedang terjadi. Rasanya tiba-tiba aja tanah ambles. Tau-tau udah ngegeletak di bawah dan orang-orang pada ngelihatin.
Baru sadar kalo aku jatuh pas ada orang yang ngangkat aku [iya euy, saking nggak sadar kalo jatuh jadi nggak berdiri sendiri] sambil bilang, "Kalo jalan lihat-lihat, Mbak." Itupun nggak tau siapa yang ngangkat. Entah mas penjaga pintu TransJakarta, entah bapak penumpang di belakangku.
Sepanjang jalan sampai Blok M, aku dan seorang kawan yang menyertai perjalanan itu, nggak henti-hentinya ketawa terpingkal-pingkal. My first trip on TransJakarta bener-bener jadi kenangan tak terlupakan. Oleh-oleh super lucu (atau memalukan? hehehe) dari Jakarta.

Aturan Offside Baru

Berdasarkan peraturan baru, seorang pemain yang tidak menerima bola tidak otomatis berdiri dalam posisi offside kendati ia berdiri melewati bek terakhir lawan. Ini kemudian dikenal dengan istilah offside pasif. Jadi, wasit mempunyai kebebasan lebih untuk menginterpretasikan apakah pemain itu ikut campur dalam permainan atau tidak.
Fuiihh, susah bener aturan ini. Kayaknya aku sepakat sama pelatih Jerman Juergen Klinsmann, pelatih Tunisia Roger Lemmere, juga kiper Jerman Oliver Kahn, bahwa peraturan baru ini emang bikin susah. Akan ada banyak pemain lawan yang berdiri di depan gawang, sementara kiper bisa bingung: pemain mana yang akan diinterpretasikan offside oleh wasit.
Aturan offfside yang lama emang yang paling precise.