Monday, March 07, 2011

Sekilas MSI

Masyarakat Skoliosis Indonesia (MSI) adalah organisasi yang berperan sebagai pusat informasi skoliosis dan sebagai wadah pemersatu bagi penderita dan pemerhati skoliosis di Indonesia. MSI didirikan pada Minggu, 27 April 2008 di Bandung dan berkantor pusat di Jakarta.

MSI memiliki visi menjadi organisasi sosial yang dapat meningkatkan kualitas hidup penderita skoliosis Indonesia dan bertugas menyediakan informasi yang benar dan lengkap mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan skoliosis bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Kegiatan MSI:
  • Penyebaran informasi melalui website dan brosur
  • Bulan Donasi Skoliosis
  • School-Screening Skoliosis
  • Seminar dan talkshow
  • Pertemuan tahunan
  • Scoliosis Fun Day
  • Usaha produktif
  • Penelitian
(dikutip dari brosur MSI Pusat)

Okeh, jadi ceritanya, Minggu, 6 Maret 2011 kemarin aku menghadiri pertemuan di Kedai Kopi Mata Angin dalam rangka pembentukan MSI Jawa Barat. MSI Jabar merupakan cabang keempat setelah MSI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Sifa adalah penggagas, inisiator, sekaligus motivator kuat terselenggaranya acara ini. Sejak awal tahun dia sudah mengumpulkan para skolioser di area Jawa Barat untuk berkonsolidasi membentuk MSI Jabar. Salut dengan inisiasi gadis manis yang baru duduk di bangku SMA ini.

Selain dihadiri oleh para skolioser Jawa Barat, acara ini juga dihadiri oleh para pengurus MSI Pusat dan MSI Jakarta. MSI Pusat yang hadir di antaranya adalah dr. Rahyussalim (Ketua Umum MSI Pusat), Trie Kurniawati, Yulia Fitriani, Yosef Trenggono, dan Lina Herlina. Sementara dari MSI Jakarta di antaranya adalah Ditha Ranny, Fidhoh Rika, Andy Tria, dan Widyadhana.

Pada acara ini pula aku berkesempatan bertemu dengan Ibu Fatwa dari Cirebon yang putrinya, Shahnaz, menderita skoliosis. Beberapa kali sebelumnya aku memang pernah berkomunikasi lewat sms dengan beliau, sekedar berbagi kisah dan motivasi berkaitan dengan putrinya yang merasa sedih dan minder karena skoliosis yang dideritanya. Semoga acara kemarin dapat membuka wawasan dan menumbuhkan kembali semangat dan keceriaan Shahnaz yang sempat redup karena skoliosis.

Aku datang sedikit terlambat. Acara sudah dibuka oleh MC Mbak Linda Idris, skolioser dari Garut. Tapi untunglah masih sempat ikut perkenalan dan menyaksikan pendaulatan dr. Husodo (dokterku nih!) sebagai pembina MSI Jabar. Setelah penyampaian profil MSI Pusat oleh Mbak Trie, tiba saatnya pemilihan ketua dan pengurus MSI Jabar.

Sifa yang selalu rajin menjadi “kompor” tiba-tiba mendaulatku untuk menjadi calon ketua. Aku gelagapan. Duh, datang-datang langsung ditodong. Akhirnya terpilih tiga calon: aku, Sifa, dan Rini. Beuh, aku deg-degan juga, khawatir benar-benar didaulat menjadi ketua, haha. Untunglah aku cuma mendapat 8 suara di posisi kedua. Yang nomer satu tentu saja Sifa, sang “kompor” sejati, dengan 11 suara. Jadi, inilah kepengurusan MSI Jabar:


  • Pembina: dr. Husodo Dewo Adi, SpOT, K-Spine
  • Ketua: Raden Assifa Rahmah
  • Sekretaris: Yustika Kurniati
  • Bendahara: Rini Hariyani

Pembentukan divisi-divisi akan menyusul, menunggu konsolidasi selanjutnya. Semoga kami-kami ini yang diberi amanah menjadi pengurus, dapat menjalankan tugas sebaik mungkin. Kita sama-sama yaaa...

MSI Jabar nantinya akan menjadi wadah sosial yang menyediakan informasi yang benar dan jelas mengenai skoliosis, menggalang dana untuk membantu para penderita skoliosis yang mengalami kesulitan dana kesehatan, biro konsultasi, juga berencana mengadakan acara seminar dan fun day untuk menyebarluaskan informasi tentang skoliosis. Tak lupa juga mengadakan acara silaturahim untuk mempererat rasa kekeluargaan anggota MSI, baik para skolioser, keluarga skolioser, pemerhati dan praktisi skoliosis, maupun masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap skoliosis.

Buat aku pribadi, keterlibatan dalam MSI merupakan manifestasi janji yang kubuat dulu ketika aku mendapati diriku divonis skoliosis oleh dokter. Waktu itu memang sempat shock. Tapi untungnya shock ini cuma bertahan beberapa hari. Aku berpikir: oke, kalau memang aku ditakdirkan dengan kelainan ini, lalu apa yang bisa kuperbuat? Waktu itu aku bertekad: aku akan mencari tahu sebanyak-banyaknya tentang skoliosis, kalau perlu akan menuliskannya di blog untuk berbagi informasi bagi sebanyak-banyak orang yang mungkin bisa merasakan manfaatnya. Dengan MSI, semoga aku bisa lebih banyak berkontribusi untuk orang lain. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain?

Tulisan-tulisanku tentang skoliosis bisa dilihat di sini. Jangan lupa kunjungi situs MSI untuk informasi lengkap dan jelas mengenai skoliosis yaaa...

Catatan: Foto diambil dari kamera Mas Andy Tria. Ma kasih ya, Mas. Dari kiri ke kanan: dr. Rahyussalim, Sifa, aku, Rini, dr. Husodo, dr. Ari.

No comments:

Post a Comment