Alzheimer

Friday, May 13, 2005
Tadi habis nonton Oprah Winfrey Show. Salah satu bintang tamunya adalah Maria Shriver, istri Gubernur California Arnold Schwarzenegger (adduhh, susah bener nulisnya!). Temanya tentang Alzheimer, sebuah penyakit yang kini sudah menyerang lebih dari enam juta penduduk Amerika Serikat (angka yang fantastis, bukan?).

Buat kita, mungkin, Alzheimer tampak asing. Banyak yang menyebut penyakit ini sebagai penyakit pikun. Padahal lebih dari itu, penyakit ini dapat mengakibatkan kematian. Gejala awalnya memang tampak seperti pikun: lupa di mana meletakkan barang, sulit mengingat fungsi benda-benda, sulit mengingat nama-nama, atau bahkan lupa bagaimana cara melakukan sesuatu. Pada stadium paling parah, penderita Alzheimer bahkan tidak dapat mengingat apapun serta tidak dapat merespon stimulus apapun dari lingkungan.

Yang perlu diwaspadai, ternyata penyakit ini tidak hanya menyerang orang-orang lanjut usia, melainkan juga dapat menyerang orang yang berusia 30-an. Sayangnya, penyebab dan obat penyakit ini belum dapat ditemukan dengan pasti.

Perjuangan untuk melawan penyakit Alzheimer tidak hanya dilakukan oleh si penderita. Keluarganya juga harus turut serta. Seorang penderita Alzheimer tidak dapat berjuang sendirian karena penyakit ini benar-benar menculik pikiran dan ingatannya. Dengan support penuh dari keluarga, lingkungan sekitar akan dapat menerima kehadiran si penderita dan si penderita juga tidak akan kehilangan harga dirinya.
Di akhir acara, Maria Shriver, yang ayahnya menderita Alzheimer stadium awal, mengulang kalimat yang pernah dikatakan suaminya kepadanya, “Terimalah ayahmu apa adanya. Jangan salahkan tingkah lakunya yang berbeda. Masalahnya bukan pada ayahmu. Masalahnya ada pada dirimu, pada bagaimana kamu menerima dia apa adanya.”
 
posted by Yustika at 8:59 AM | Permalink |


0 Comments: